loading

Wisata di Cirebon, Jawa Barat, Indonesia

Wisata di Cirebon mulai dari ragam hotel, Paket Tour, Paket Wisata, Sewa Mobil, dan Tour Travel Agent di Cirebon

Paket Wisata Cirebon

Harga mulai dari ...

One Day Tour Cirebon

Private Tour • 1D

Departing from Stasiun Cirebon

Harga mulai dari ...

ZIARAH WALI SONGO PLUS

Private Tour • 6D5N

Departing from Surabaya

lihat semua paket wisata di Cirebon

Saat kita menempuh perjalanan untuk menuju ke Propinsi Jawa Tengah atau Jawa Timur kita pasti akan melewati kota ini. Apalagi jika kita melakukan perjalanan lewat jalur darat dan melalui jalur Pantura, tidak bisa tidak kota ini pasti terlewati. Ada banyak hal yang mewarnai perkembangan kota ini sejak masa kerajaan hingga masa perglakan kemerdekaan.

Banyak hal yang memberikan warna pada kota pesisir ini.perkembangan-perkembangan ini masih meninggalkan jejak-jejak sejarah yng masih dapat kita lihat sampe saat ini. Banyak tempat yng menjadi saksi bisu tentag perkembangan yang terjadi di Cirebon.

Nama Cirebon sendiri sebenarnya tergolong nama yang baru, karna sebelumnya daerah ini tidak bernama Cirebon. Pada awalnya kota ini sempat diberi nama Caruban, hal ini didasarkan pada banyaknya pendatang yang berkumpul dan bercampur di daerah ini. Karena pelafalan kata Caruban yang dianggap panjang sehingga banyak yang menyingkatnya hanya menjadi cerbon.

Penyingkatan pelafalan ini lah yang kemudian melahirkan nama kota Cirebon. Namun, hal tersebut merupakan salah satu dari berbaga cerita yang menjadi latar belakang penamaan kota Cirebon. Ada pula yang mengghubunggkannya dengan mata pencaharian penduduk yang banyak menangkap udang rebon.

Soal kebenaran setiap cerita asal muasal nama Cirebon ini, setiap orang dapat berpegang pada kepercayaannya sendiri. Satu hal yng pasti adalah pada masa awalnya daerah ini masih termasuk kedalam daerah kekuasaan kerajaan Galuh atau lebih dikenal dengan Pajajaran yang dipimpin oleh Sri Baduga Maharaja. Banyak pula kerajaan yang silih berganti menguasai daerah ini, daan sisa-sisa dari kerjaan tersebut masih dapat kita lihat hingga saat ini.

Ada beberapa tempat yng dapat kita kunjungi ketika kita berplesiran ke kota ini, banyak sisa-sisa bangunan masa silam yang akan kita temui. Nah, tempat –tempat tersebut kemudian menjadi objek wisata yang wajib untuk kita datangi dan kunjungi ketika kita berada di kota ini.

1.  Keraton Kacirebonan

Keraton yang dibangun pada abad ke 18 ini memiliki keunikan tersendiri terutama pada segi arsiteksturnya. Jika kita lihat secara menyeluruh maka akan kita temua beberapa ciri bangunan dari kebudayaan Jawa, Eropa, dan juga sentuhan gaya China. Bangunan pada kraton ini menunjukan bagaimana kebudayaan telah bercampur dan saling mempengaruhi satu sama lain di daerah ini.

Di dalam keraton sendiri kita akan menemukan berbagai macam koleksi yang masih terawat dengan baik, koleksi-koleksi tersebut terdiri dari berbagai macam senjata yaang pernah digunakan dan juga berbagai mamcam alat-alat kebudayaan yang juga masih terawat dengan baik.

2. Keraton Kasepuhan

Keraton kasepuhan merupana pusat dari semua pemerintahan yang ada di Cirebon pada saat itu. Banyak peninggalan-peninggalan yang masih lengkap di tempat ini. Bahkan masih dilakukan upacara-upacara adat pada waktu-waktu tertentu. Sunan Gunung jati pernah berada di dalam keraton ini, beliau sempat memerintah di keraton ini untuk beberapa saat sebelum akhirnya digantikan oleh abaknya.

Sampai sekarang keraton ini masih berfungsi dengan baik. Seperti halnya dengan tatanan bangunan dalam kebudayaan Jawa yang pernah kita lihat di Kraton Yogyakarta, di Kraton ini pun kita dapat melihat sebuah tatanan yang hampir sama atau mirip.

Pada lingkungan keraton kita akan melihat sebuah alun-alun, kemudian di ikuti dengan masjid dan sebuah pasar utama. Tata letak ini bukan tanpa arti, setiap tata letak bangunan penting dalam kebudayaan Jawa selalu mengikuti sebuah aturan tertentu atau paham tertentu dan ini juga dtemukan di Keraton Kasepuhan.

Salah satu peninggalan yang ada di dalam perbendaharaan keraton ini adalah Kereta Kencana Singo Barong. Kereta ini sendiri pernah menjadi titian atau kendaraan yang digunakan oleh Sunan Gunung Jati.

Meskipun pada masa sekarang kereta ini tidak dipakai lagi, namun pada hari-jari tertentu kereta ini dikeluarkan dari ruang perbendaharaan untuk dimandikan. Acara adat ini hanya berlangsung sekali dalam setahun, dan akan sangat ditunggu-tunggu oleh banyak orang, baik dari kalangan masyarakat Cirebon sendiri maupun para wisatawan

4. Keraton Kanoman

Letak dari Keraton kanoman ini tak jauh dari Keraton Kasepuhan, mungkin masih bisa dibilang dalam satu kompleks.keberadaan Keraton ini merupkan hasil dipecahnya Kasultanan Cirebon oleh Pangeran Girilaya untuk kedua anaknya.

Meskipun secara tempat kedua kraton tersebut terpisah, tapi masih menjalin hubungan yang baik. Fungsi kedua kraton ini hampir mirip dengan pemimpin dan wakilnya. Apabila kita perhatikan secara seksama maka kita akan banyak melihat hiasan dinding yang berupa piring-piring keramik yang berasal dari daratan Tiongkok.

Piring-piring tersebut juga merupakan salah satu daya tarik dan salah satu bukti bahwa pada masa itu telah terjalin hubungan dagang dengan daratan Tiongkok. Selain hal tersebut di keraton ini juga terdapat sebuah kereta yang bernama Peksi Naga Liman. Sebuah kereta yang menjadi lambang tentang kerukunan beragama yang ada di Kota Cirebon.

5. Taman Sari Gua Sunyaragi

Pada dasarnya tempat ini masih merupakan sebuah bagian dari kompleks Kraton Kasepuhan. Sejak awal pembangunannya gua ini adalah tempat yang berfungsi untuk sekedar meditasi bagi Sultan Kacirebonan. Bentuk tata ruang bangunan ini pun telah banyak yang berubah sejak pertama kali dibangun.

Perubahan-perubahan tersebut dikarenakan banyak bagian-bagian dari gua ini yang akhirnya diperuntukan untuk hal yang lain. Gua ini disebut juga sebaga taman sari dikarenakan memang ada sebuah taman air yang dulunya masih berfungsi dengan baik, namun semakin lama sepertinya taman air ini mulai terlupakan dan tidak lagi berfungsi dengan normal.

Jika kita lihat maka pada arsitektur bangunan ini pun kita akan dapat menemukn berbagai macam pengaruh budaya yang ada. Kita dapat melihat pengaruh kebudayaan Jawa dan Hindu, kemudian kebudayaan Cina dan akhirnya gaya Eropa Klasik. Pengunjung yang berkunjung ke tempat ini pun sebagian besar hanya ingin melihat-lihat bagian dalam dari ruang-ruang yang ada di dalam gua ini.

Nah, ada satu keyakinan yang sangat diercaya oleh para pengunjung yang datang ke tempat ini. Ada sebuah patung yang berdiri di depan salah satu bangsal ruangan di Gua ini. Patung tersebut bernama perawan Sunti, konon jika ada perawan yang memegang patung ini maka ia akan mengalami kesulitan dalam hal pencarian jodoh.

Soal kebenaran dari hal ini pun juga masih kurang tau. Selain patung tersebut juga ada lagi sebuahh patung yang dsebut Haji Balela yang jika kita perhatikan mirip dengan bentuk Dewa Wisnu, mungkin ini adalah bentuk akulturasi budaya antara Hindu dan Islam.

 

Nah, itu tadi beberapa tempat tujuan wisata yang bisa kita datangi saat berada di kota Cirebon. Kota ini menyimpan hal-hal yang unik, tidak saja pada Kulinernya namun juga pada kebudayaannya. Hasil dari akulturasi berbagai macam kebudayaan yang akhirnya melahirkan Cirebon dengan segudang budaya yang dapat kita nikmati. Ndak, perlu nunggu lama-lama langsung aja datang ke kota ini, dijamin ga nyesel

maps not found.
mobapp_frame
Download GRATIS 1001malam - Aplikasi Booking Hotel, Tiket Pesawat, dan Paket Wisata
Get It On Google Play

Kirim Link via Email
Voucher Hotel Murah

Copyright © 2010
PT. Seribu Satu Solusi Tour & Travel
All rights reserved.

Book online or call: 031 8438 913

member idea
member geotrust
Suppliers, Affiliates, Media

Ratings & Reviews powered by

Exclusive Newsletter

Daftarkan email anda untuk promo hotel seNusantara.

waiting
Mohon menunggu, reservasi anda sedang kami proses, proses ini dapat berlangsung sampai dengan 2 menit, mohon jangan menutup window ini